RSS

Masa putih abu


(Catatan) pada 28 Mei 2011 pukul 12:26



Dinding sekolah menjadi perekam semua moment yg kita lewati, setiap sket-sket masa lalu dinostalgiakan saat kita bercerita dan setiap sudut sekolah menjadi bingkai cerita dalam sebuah drama.
ini hanyalah sekelumit kisah dari diary pribadi yg ingin aku bagikan kepada kalian, sepenggal kisah dalam sebuah persahabatan..

pada awalnya aku tidak percaya akan adanya sahabat, bagiku yg ada hnyalah "kepentingan". sebuah keyakinan yg buruk apabila terus aku yakini.namun mereka mengubah keyakinan
ku bahwa persahabatan itu adalah sesuatu hal yg indah.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Senja di Ujung Telepon


Senja itu,,
Aku biarkan engkau mencercah
Masa lalumu yang kelam

Tak apa sayang..
Tumpahkan saja apa yang menurutmu berat,,

Biarkan saja bola matamu sembab dan berair..
Setidaknya ada rasa lega dihatimu..

Tapi maaf..
Aku tak bisa ada disana untuk menyodorkan pundakku
Yang kropos ini..

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

“DI KEJAR DEADLINE”



Kisah ini bukanlah sebuah rekayasa. Ini hanyalah sekelumit kisah dari diary pribadi yang ingin aku bagikan. Sepenggal kisah tentang aku dan lomba pada masa SMA.
 Aku adalah salah satu siswi SMA swasta di kota Bengkulu. saat itu aku kelas X1 IPA. Pada awalnya berada di sekolah itu adalah hal yang tidak aku inginkan. Aku pernah ketakutan sekali masuk ke dalam gerbang sekolah, menyentuh tanahnya dengan ujung sepatu rasanya amat berat. Tapi aku harus terima kenyataan. NIM ku tak cukup besar untuk masuk ke sekolah favorit.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

“PERPISAHAN”




Setiap waktu memiliki cerita berbeda. Setiap jam, menit dan detik memiliki alur cerita nya sendiri. Entah itu cerita sedih, senang, kecewa, duka, patah hati atau yang lainnya. Setiap orang memiliki jalan ceritanya sendiri. Begitu juga aku. Menurutku perpisahan itu bukan lah sebuah akhir. Tapi sebuah awal untuk memulai sesuatu yang baru. Perpisahan mengingatkanku pada seseorang. Sebut saja namanya Dhe. Hampir dua tahun aku menjalani hari-hariku bersamanya. Kami saling berkomitmen. Kami saling menyayangi dan mencintai. Meskipun umur  dan jenjang pendidikan kami berbeda, kami tidak peduli apa yang orang lain katakan tentang kami. Umurku satu tahun lebih tua darinya. Aku kuliah dan dia masih SMA. Orang tua kami pun telah mengetahui hubungan kami dan menyetujuinya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

KENANGAN



Matahari mulai menampakkan senyumnya di ufuk timur. Bergerak malu-malu. Angin berhembus sepoi-sepoi. Sang embun mulai menghilang. Malu untuk bertemu Sang Mentari. Sedangkan daun-daun besorak-sorak riang. Burung-burung pun sibuk menari-nari dan bernyanyi.
Via masih terlelap dalam tidurnya. Tiba-tiba nada alarm berdering kencang. Via tersentak. Dengan keadaan mata yang masih terpejam, Via meraba-raba weker yang ada di dekatnya, menekan sembarang tombol agar alarm berhenti berdering. Ia berhasil. Tak ada suara lagi. Hening. Bahkan suara desir angin pun terdengar. Tak lama kemudian alarm berbunyi kembali. Dan Via masih melakukan hal yang sama dengan sebelumnya. Meraih jam alarmnya, kemudian menekan sembarang tombol pada jam alarm agar  tidak membuat tidurnya terganggu. Berulang-ulang. Begitulah setiap pagi. Via larut dibuai oleh mimpi yang seringkali ketika terbangun ia tak mengingatnya sama sekali.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS