RSS
Showing posts with label coretan hati. Show all posts
Showing posts with label coretan hati. Show all posts

Ayah, To Me You Are Perfect



Minggu, 25 agustus 2013. Terakhir kali saya menatap wajahnya ketika ia tertidur, karena libur telah usai dan keesokan harinya saya harus kembali ke kota untuk melanjutkan kuliah. Sore itu ia tertidur di sofa. Kupandangi wajahnya. Ia tampak begitu lelah. Terlihat dari cara ia tertidur, dengan mulut sedikit terbuka dan mendengkur. Tanpa selimut, dan hanya menggunakan celana pendek. Kerutan di wajahnya semakin terlihat. Ubannya pun sudah mulai banyak tumbuh. Kulitnya legam karena terbakar terik matahari. Saya memanggilnya Ayah.

Seiring berjalannya waktu, saya menjadi dewasa. Namun Ayah semakin tua. Ia mulai tak sekuat dulu. Ia mulai rapuh dan lemah. Kupandangi wajahnya sekali lagi. “Ah, Ayah. engkau tau, saya begitu mencintai Ayah.” Saya seringkali mengingatkannya untuk tidak bekerja begitu keras. Namun tetap saja Ayah ngeyel. Terkadang saking sibuknya bekerja Ayah sampai lupa makan dan pulang kerumah ketika magrib.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Sang Putri dalam Bingkai Senja.



Selamat pagi putri. Bagaimana kabarmu hari ini? Apakah tidurmu nyenyak semalam? Bertemukah engkau dengan bidadari dalam mimpimu? Bercerita tentang kejadian kemarin sore di kala senja.

Putri. Bukankah engkau begitu memuja senja?. Senja dengan warna orange. Senja yang membingkai langit menjadi begitu indah. Kau tidak pernah bosan menunggu senja kan putri?

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Nadiku Dalam Kesempurnaannya



Katanya hidup ini adalah belajar. Tentang apapun itu, kita harus banyak belajar.  Terkadang banyak hal yang diinginkan tapi pada kenyataannya tak sesuai dengan yang diharapkan. Itu mengajarkan tentang bagaimana mengikhlaskan sesuatu dalam hidup. Ketika hidup serba kekurangan, itu mengajarkan kita untuk terus bersyukur. Ketika hati terluka karena kata-kata yang kasar, maka disana kita belajar bagaimana memaafkan kesalahan orang lain. Belajar buat legowo. Belajar untuk terus bersabar. Belajar untuk mencintai secara perlahan-lahan. Belajar untuk tidak sombong. Ataupun belajar dengan giat biar pinter.  Yah, begitu banyak yang harus dipelajari dari hidup ini.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Hati yang Berontak



Catatan 01 februari 2012

Mendung menggantung di atas atap. Seolah langit ingin segera menumpahkan airnya. Namun tak juga kunjung tumpah. Tanah-tanah yang gersang, pepohonan, rumput serta hewan-hewan seolah merintih memohon agar langit mencurahkan air nya, namun langit tetap saja diam. Hujan tetap tak juga kunjung turun. Aku duduk terdiam di pojok teras menatap tanah kosong di halaman rumahku. Debu-debu bersorak sorak gembira terbang kesana kemari, siap membuat polusi. Aku masih saja terdiam. Pikiranku terbang kesana kemari. Tak menentu. Tak tau arah dan tujuan. Rasanya ingin aku lahap semua debu yang bersorak sorak itu.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS