Akhir-akhir
ini, lebih tepatnya mulai akhir November, saya gak semangat buat nulis lagi.
Gak berasa udah hampir 3 bulan. Kerjaan saya ya seharian kalo udah pulang
kuliah atau kesibukan lainnya seperti ngasdost dan ngeles privat ya saya
ungkang-ungkang kaki sambil main game. Tiduran dikasur sambil main Topfarm juga Subwaysurf. Topfarm itu game nya petani gitu, menanam, berkebun juga
memelihara hewan ternak. Seperti : sapi, ayam, kambing, domba, lebah sampe ulat
sutra. Kalo subway surf gamenya lari di rel di kejar sama pak polisi. Emang sih
kalo udah main game itu bawaannya penasaran. Kalo belum selesai ya bawaannya
mau main melulu.
Showing posts with label serpihan cerita. Show all posts
Showing posts with label serpihan cerita. Show all posts
Gaji Pertama Nguli Jengkol
20:16 |
Labels:
serpihan cerita
Sejak
kelas 3 sekolah dasar, saya tinggal dengan nenek di kampung. Sedangkan kedua
orang tua saya tinggal di daerah kecamatan yang sudah mulai padat dan ramai. Di
kampung tempat saya tinggal mayoritas pekerjaan penduduknya adalah bertani. Termasuk
saya dan Nenek. Jangan bayangin kampung yang modern ya, soalnya Kampung saya
masih kampung banget. Jalan aja masih tanah, listrik belum ada. Masih pake
lampu teplok yang asapnya sering bikin hidung jadi hitam. Terus yang punya TV
masih jarang banget. Tvnya aja masih hitam putih. Gambarnya gak jelas dan
banyak semutnya.
Tinggal
berdua bersama nenek membuat saya meniru segala hal yang dilakukan oleh Nenek. Mulai
dari menanam kencur, memetik cengkeh, melinjo, sampai dengan memungut
pinang-pinang yang telah jatuh dan mengolahnya. Pinang dibelah dua, kemudian
dijemur. Lalu setelah agak kering, antara kulit dan isi pinang dipisahkah. kemudian
dijemur kembali. Setelah itu barulah pinang bisa dijual.
Selain
itu di kampung ada beberapa toke
jengkol. Saya sering nguli disana
untuk mengupas kulit jengkol bersama Nenek. Namanya
juga cucu, kemana Nenek pergi ya ikut. :P
Masuk Neraka Siapa Takut #Antara Neraka dan Tajamnya Lidah
18:28 |
Labels:
serpihan cerita
Setiap manusia pernah
khilaf juga salah, termasuk saya. Di sini
saya ingin berbagi sebuah kisah. Kejadian ini terjadi sekitar satu bulan yang
lalu. Berawal dari omongan atau perkataan yang mungkin bagi saya sangat sepele
kemudian berujung kepada sebuah kesadaran dan penyesalan.
Juli, 2011.
Saya tamat dari SMA. Pada saat itu saya
kebingungan ketika harus menentukan kemana saya harus melangkah. Bukan
karena saya tidak memiliki rencana, tapi karena keinginan saya begitu banyak. Saat
itu keinginan terbesar saya adalah melanjutkan kuliah di luar Pulau Sumatra.
Tujuannya sederhana, untuk mencari pengalaman baru dan suasana yang baru.
Padahal sebenarnya tidak sesederhana itu. Saya pun mulai merengek kepada Ayah.
Namun Ayah tidak menuruti keinginan saya. Padahal biasanya Ayah selalu menuruti
semua permintaan saya. Kali ini tidak. Ayah tidak setuju saya kuliah di tempat
yang jauh. Tak bisa membujuk Ayah, saya tidak menyerah. Saya akhirnya membujuk
Ibu. Saya berharap mendapatkan pembelaan darinya. Namun Ibu ternyata sama. Ibu
berpihak kepada Ayah, bukan saya.
Saya termasuk sosok
anak yang keras kepala. Saya tetap kekeuh
sama pendirian. Saat dinasehati oleh kedua orang tua, saya bungkam. Terdiam
tanpa suara. Akhirnya dengan berat hati saya menuruti keinginan kedua orang tua
saya. Saya ingin jadi anak yang berbakti. Saya menyadari satu hal, terkadang
ada hal-hal yang tidak bisa dipaksakan. Toh, saya bisa merealisasikan keinginan
saya diwaktu yang lain, atau menggantinya menjadi mimpi yang baru. Mimpi yang
tentunya diridhoi oleh orang tua saya dan Sang Pencipta.
Ngebolang Dan Ngeborong
19:27 |
Labels:
serpihan cerita
Di
daerah tempat saya tinggal (Bengkulu), setiap kali tahun baru islam biasanya diadakan
perayaan yang bernama Festival Tabot. Tahun baru islam yang jatuh tepatnya pada
tanggal 1 muharram dalam kalender Arab.
Sedikit bercerita tentang tabot. :D
Sejak tahun 1990 Pesta budaya Tabot ditingkatkan
menjadi festival Wisata di propinsi Bengkulu. Konon ceritanya , Festival Tabot
ini digelar oleh masyarakat kota Bengkulu dalam rangka memperingati gugurnya
Amir Hussain, cucu Nabi Muhammad SAW, di padang Karbala (Irak). Perayaan
Festival Tabot berisikan upacara-upacara ritual. Selain itu diperkaya dengan
berbagai antraksi tambahan dan berbagai pagelaran seni-budaya serta lomba-lomba
kreasi seni tradisional Bengkulu. Seperti : lomba ikan-ikan, lomba
telong-telong, lomba dol, lomba tari, lomba barong landong (mirip ondel-ondel
betawi) dan lain-lain. Festival tabot dilaksanakan selama 10 hari, mulai dari
tanggal 1 muharram sampai 10 muharram yang tentu saja mampu memberi hiburan
kepada masyarakat dan wisatawan.
Tentu saja saya sebagai salah satu masyarakat
Bengkulu yang peduli budaya :P , tidak
melewatkan event Festival Tabot yang cuma diadakan satu tahun sekali ini. Saya
ikut berpartisipasi meramaikan suasana perayaan, dengan ngebolang alias keliling-keliling di tengah festival tabot dan
ngeborong. Karena banyak para penjual yang
menjajakan dagangan dengan harga miring. :P
Sehari Tanpa Gadget, Why Not?
22:21 |
Labels:
serpihan cerita
Saya
mulai merasa ketergantungan sama yang namanya Gadget semenjak kelas tiga SMP. Tanpa
disadari, gadget sudah menjadi salah satu bagian terpenting dan menjadi sebuah
kebutuhan. Contohnya, setiap kali ada waktu luang biasanya dihabiskan untuk
main Handphone atau Leptop. Mulai dari smsan, teleponan, facebookan, twitteran,
ngeblog, ngekuis atau ngerjain tugas. Ngerjain
tugasnya kadang-kadang sih, banyakan mainnya. :P Bahkan di pagi hari ketika
saya baru bangun dari tidur, reflek yang pertama kali dilakukan adalah megang
handphone. Kesimpulannya, tiada hari
terlewati tanpa gadget.
![]() |
| pict, saya dan handphone |
Berikut ini jadwal
sehari tanpa gadget ala saya :D
Menciptakan Keberuntungan
21:38 |
Labels:
serpihan cerita
Percayakah kamu dengan
keberuntungan?. Ngomong-ngomong soal keberuntungan. Beberapa
waktu yang lalu, tepatnya pada hari Kamis, tanggal 24 oktober 2013 saya ketiban
rejeki nomplok. Lah kok bisa? Begini ceritanya.
Hari
itu di Perguruan Tinggi Universitas
Bengkulu tempat saya kuliah mengadakan seminar yang bertema “Mandiri Edukasi : Spirit
Memakmurkan Negeri”. Seminar ini dihadiri ratusan mahasiswa dari berbagai
fakultas selingkungan Unib bertempat di gedung serbaguna. Saya tentu saja ikut.
Namanya juga anak kost, kalo ikutan seminar-seminar biasanya ada yang diincar. Hari
itu saya mengincar snack, luch box dan juga dorprize. Yang ngadain aja Bank Mandiri, sudah pasti bertaburan dengan hadiah. :D
Sebenarnya
hari itu ada masuk mata kuliah gelombang dan juga statistik. Namun rasanya
sangat sayang jika saya tidak mengikuti seminar dari Bank Mandiri tersebut. Soalnya
jarang-jarang Bank Mandiri ngadain seminar. Akhirnya saya bersama sahabat
terdekat saya sepakat untuk bolos. Gak apa-apalah. Sesekali absen. Toh biasanya
saya tidak pernah absen untuk meninggalkan kuliah. hehe.
Cukup Baca Mantra
13:44 |
Labels:
serpihan cerita
Sejak
kecil aku begitu menyukai dunia fantasi. Dunia yang penuh dengan imajinasi. Aku suka sekali berkhayal. Mulai dari yang logis, hingga yang
tidak masuk akal. Berkhayal itu menyenangkan. tapi tetep gak boleh keterusan menghayalnya. Kalo terus-terusan
dipikirin tanpa ada usaha, ntar lama-lama bisa gila. Harus punya batasan waktu
ketika berkhayal.
“ANGKUH”
04:50 |
Labels:
serpihan cerita
Ini
adalah hanya kesekian kali dari hari biasa nya.
Setiap waktu memiliki cerita berbeda. setiap jam, menit dan detik
memiliki alur cerita nya sendiri. Entah itu cerita sedih, senang, kecewa, duka,
patah hati atau yang lainnya. Semua itu sama selalu ditemani oleh hangat nya
sinar mentari disiang hari. Dan pada malam hari disambut oleh cahaya bulan dan
bintang. Setiap hari kerja, lelah, ngantuk dan tidur. selalu begitu Selalu sama. Namun akan selalu
ada secerca harapan setiap hari nya. Setiap orang memiliki jalan ceritanya
sendiri. Sering orang-orang mengatakan bahwa hidup ini seperti roda, kadang
diatas kadang juga dibawah. Tapi tidak untukku. Bagiku roda kehidupanku
dibawah. Tidak berputar seperti roda-roda kehidupan orang lainnya.
Menyemai Cinta untuk Fisika
04:58 |
Labels:
serpihan cerita
![]() |
| image from here |
Ada yang bilang tiap
mendengar namanya saja udah kebayang gimana puyengnya. Ada juga yang bilang
jadi ingat pak Albert Einstein atau ada yang bilang jadi keingetan tentang
listrik. Trus, trus Tentang pesawat, kapal selam, dan lain-lain. Ada yang bilang fisika itu menarik, karena
mempelajari tentang gejala-gejala yang terjadi di alam ini.
Then,
how about me?. Menurut aku fisika itu membuat kepala jadi puyeng dan perut
mendadak sakit. Aku tidak begitu menyukai fisika. Tapi tiba-tiba aku kok kuliah
ngambil jurusan fisika?. Ceritanya panjang. Yang jelas sekarang aku sedang
duduk manis di fakultas keguruan dan ilmu pendidikan jurusan fisika. Aku adalah
calon seorang guru fisika.
Rejeki Tidak Akan Tertukar
04:37 |
Labels:
serpihan cerita
| image from here |
Rindu Sepenggal Memori
18:18 |
Labels:
serpihan cerita
![]() |
| gambar dari sini |
Malam itu tiba-tiba handpone aku berdering. Ringtone khas Nokia pun terdengar makin lama semakin keras. Ku melirik ke arah handpone. Ternyata nomor baru. Rasanya paling males mengangkat telepon dengan nomor baru. Kebanyakan sih orang-orang iseng dan gak jelas yang sibuk ngajakin kenalan dan pura-pura nomornya nyasar. Tapi kali ini siapa tau ada hal penting yang ingin disampaikan oleh penelpon tersebut. Dengan setengah hati, aku lalu mengangkat handpone dan mulai berbicara.
“Halo,
assalamualaikum”.
“Waalaikumsalam”,
dari
ujung sana terdengar suara seseorang yang begitu lembut.
“Ini
siapa ya?”
“Masa
lupa mbak sama aku”.
“Ini
siapa ya? serius, aku beneran gak inget”
Mimpi, Aku Tak kan Pernah Berhenti
21:13 |
Labels:
serpihan cerita
Berbicara
tentang mimpi, waktu kecil aku bermimpi
untuk menjadi seorang Polwan. Aku bercita-cita menjadi Polwan karena dulu aku
takut sama yang namanya pak Mamat. Pak Mamat adalah seorang perawat di desaku. Wajahnya
sangar. Dia kemana-mana membawa jarum suntik, dan aku paling takut sama yang
namanya jarum suntik. Sampe sekarang pun aku masih takut. Gara-garanya waktu kecil aku suka di takut
takutin, kalo nakal di bilangin ada pak mamat yang bakalan nyuntik. Secara otomatis
aku jadi gak nakal lagi. :D
Kakek Teguh Vs Cucu Ngeyel
20:22 |
Labels:
serpihan cerita
“Kakek
mau pulang”.
“Pulang
kemana kek?”.
“Pokoknya
Kakek mau pulang, Kakek gak mau tinggal disini, Cu”.
“Loh,
Kakek kan rumahnya disini”.
“Ini
bukan rumah Kakek”.
“Ini
rumah Kakek”
“Bukaaan....!!!”
Perdebatan kusir pun terus berlangsung antara Kakek dan Cucunya yang baru berusia lima tahun. Kakek tetap saja teguh pada pendiriannya,
menyatakan bahwa rumah itu bukanlah miliknya. Sang Cucu pun tetap ngeyel, tidak mau kalah.
Uangpun Melayang
21:32 |
Labels:
serpihan cerita
Surat
izin mengemudi atau yang sering kali di singkat SIM, adalah salah satu perangkat
yang sangat penting ketika berkendara. Yang kudu dan wajib dibawa kemanapun. Karena
siapa tau di jalan ada polisi yang meriksa kelengkapan berkendara. Kan jadi
ribet tuh, kalo berurusan sama Polisi gara-gara SIMnya gak dibawa atau
sebenarnya emang gak punya tapi ngeles, ngomong sama Polisi SIMnya ketinggalan.
Hayo ngaku? Pasti sering ngeles kayak gitu kan?. Sebenarnya kalo pengen hidup
nyaman dan tentram itu mudah kok. Tinggal patuh pada semua peraturan, baik itu
peraturan dari TUHAN, orang tua, sekolah, juga termasuk patuh pada peraturan
polisi. Pasti bakalan adem ayem hidupnya.
Subscribe to:
Posts (Atom)















